
Pagi Minggu menjadi waktu yang paling ditunggu oleh banyak orang. Melepas lelah dari rutinitas selama sepekan. Car Free Day (CFD) menjadi salah satu pilihan banyak orang untuk mengisi aktivitas Minggu Pagi. Berkumpul bersama keluarga dapat, olahraga bisa sekalian, rekreasi dan belanja juga dapat sekalian.
Ruang publik ini juga yang dimanfaatkan oleh Kak Yani membuka semacam lapak buku. Tepatnya di CFD desa Perina, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia membuka lapak literasi sejak dimulainya CFD di desanya dua tahun terakhir. Ada buku bacaan untuk umum dan khusus anak-anak, Mewarnai gambar untuk anak-anak hingga menyusun lego.
Penerbit Panggita pada Minggu 6 September singgah di Lapak Literasi Kak Yani. Selain bertukar cerita dan saling memotivasi dalam berliterasi juga memberi paket buku bacaan dan mewarnai untuk menambah koleksi Lapak Literasinya.
“Terima kasih sudah berkunjung Bang, apalagi bawa oleh-oleh buku untuk digelar di sini”, sambut Kak Yani ketika menerima buku dari Penerbit Panggita.
Semoga langkah kecil dan partisipasi sederhana ini menjadi bagian dari nyala literasi mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tujuan berdirinya negeri ini.(*)

